Pengarang : Agus Haryo Sudarmojo
Penerbit : Mizania
Tahun : 2011
Membaca buku ini laksana memasuki sebuah
realitas kehidupan yang dalam sehingga membutuhkan tidak hanya nalar yang
tajam, tetapi juga pengalaman spiritual yang mumpuni sehingga mampu merasakan
apa yang dimaksudkan oleh penulis, dank e mana kita dibawa kemudian dihantarkan
untuk menyingkap, menyaksikan, mengalami, merasakan dan menikmati perjalanan
hidup manusia yang sebenarnya. Perjalanan sejati dalah perjalanan menuju Allah
dan sampai kepada Allah.
Sering kita jumpai ada orang
yang pergi haji lebih dari sekali, tetapi belum dapat menyibak hakikat berhaji.
Dengan kata lain, ketika pulang berhaji, belum ada perubahan pada cara mereka
beribadah menuju kea rah ibadah yang sesuai dengan Sunnah Rasullullah. Mengapa
bias demikian ? Sebab mereka tidak menyadari hakikat Baitullah, menganggap
bahwa perjalanan haji lahiriahnya hanyalah sebagai suatu puncak perjalanan
spiritual manusia menuju Tuhannya. Buku ini mengantarkan pembaca untuk bias
memahami hakikat Baitullah dengan menyertakan berbagai bukti logis, pertanyaan
yang ditulis mewakili pertanyaan mulai dari hal yang sederhana misalnya:
Mengapa sholat harus menghadap kiblat, apakah isinya ka’bah? Mengapa Ka’bah
dijadikan kliblat?
Pertanyaai itu dijawab dengan
berdasarkan ayatNya, menggunakan bahasa sains popular yang merupakan hasil
sebuah penelusuran dan pemahaman bukti-bukti ilmiah yang dekat dengan kehidupan
sehari-hari pembaca. Misalnya tentang sejarah astronomi dan geologi Ka’bah di
planet bumi. Proses terbentuknya bumi dengan Big Bang, mendeteksi usia bumi
dari perhitungan yang berdasarkan ayat-ayat Qur’an yaitu : bumi = 2 masa proses
penciptaan, langit = 4 masa penciptaan, total langit dan bumi = 6 masa rpses
penciptaan, maka dengan ilmu matematika sederhana kita dapat mengetahui bahwa
umur bumi adalah 2/6 umur langit.
Buku ini juga dilengkapi dengan
gambar-gambar tentang hal yang dijelaskannya, misalnya teori big bang, the new solar system, namun ada beberapa
gambar yang terlalu kecil sehingga kurang bias difahami, ada juga gambar yang
kurang bermakna misalnya sebuah mata pada suatu halaman kurang bermanfaat atau
kalau dihilangkan juga tidak mengurangi bermaknanya buku ini.
Tidak aneh banyak orang yang
sakit saat pergi haji, sampai di sana merasa sangat sehat dan segar bugar
karena ketika berada di masjidul Haram(ka’bah) secara langsung teraliri
gelombang energy yang sangat dahsyat, yang dating dari miliaran manusia di
seluruh belahan planet bumi. Ka’bah menjadi arah konsentrasi umat islam di
seluruh dunia, tentu secara langsung Setiap detik energy
Buku ini mengantarkan pembaca untuk
dapat beragama dengan menggunakan akal sehat sesuai perintah Allah, serta
mengerti bukti-bukti kekuasaanNya yang terhampar di seluruh bumi dan diri
manusia sendiri sehingga Baitullah yang penuh misteri dapat dipahami dengan
baik dan benar, baik dari sisi Sains (lahiriah) maupun sisi hakikatnya
(ruhiyah).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar